Bagaimana Memulai Bisnis Sampingan Sambil Bekerja Penuh Waktu (Part 1)
Umumnya mayoritas masyarakat Indonesia masih memilih zona nyaman dan aman. Ini terbukti dari masih sangat sedikitnya pengusaha ataupun wirasawasta asli Indonesia, yakni kurang dari 2% dari total penduduk. Ini artinya bahwa hampir semua angkatan kerja Indonesia lebih senang bekerja pada orang lain. Padahal bekerja pada orang lain memiliki resiko yang sangat tinggi, salah satunya adalah ketika terjadi perampingan karyawan sementara umur sudah tidak muda lagi, dan untuk memulai bisnis tenaga sudah berkurang, sementara kebutuhan harus terpenuhi. Meskipun tidak dikatakan terlambat, tetapi mengata tidak memulai usaha sampingan dari sekarang, mumpung tenaga masih kuat?
Banyak bisnis atau pekerjaan yang awalnya sebagai bisnis atau pekerjaan sampingan, namun menjadi sumber utama dan sumber kemanan. Lalu mengapa kita perlu memulai bisnis sampingan?
Ada lima alasan mengapa kita perlu memulai bisnis sampingan:
1. Untuk menguji produk atau ide bisnis
Adalah resiko yang sangat besar jika Anda harus meninggalkan pekerjaan yang stabil dan keluar untuk masuk ke zona yang penuh ketidakpastian ini, dan itulah mengapa banyak orang memutuskan untuk menguji permintaan dari bisnis baru mereka sembari tetap menikmati manfaat dari gaji pekerja purna waktuya. Cara ini cocok jika ide Anda adalah ide baru atau Anda belum yakin apakah apakah produk atau ide bisnis Anda akan laris di pasaran. Dengan tidak terburu-buru langsung terjun ke bisnis purna waktu, Anda dapat mempertahankan keamanan jika bisnis baru Anda tidak berjalan sesuai harapan.
2. Untuk di simpan bagi jaminan kesehatan Anda
Asuransi atau jaminan kesehatan untuk pekerja sendiri (self-employer) tidaklah murah. Ini khususnya berlaku bagi seorang wiraswasta yang memiliki keluarga yang harus dipikirkan. Banyak orang yang tidak dapat membayar tingginya biaya jaminan kesehatan karena tersendatnya bisnis baru itu. Jadi, ketika bisnis Anda sudah cukup menguntungkan untuk memperoleh jaminan kesehatan, Anda bisa meninggalkan pekerjaan Anda untuk menjadi pebisnis purna waktu.
3. Untuk ditabung demi sesuatu yang besar
Mengapa banyak orang berpikir memiliki bisnis paruh waktu? Karena mereka ingin menyimpan untuk sesuatu yang tidak dapat mereka raih dari gaji yang didapatkan dari pekerjaan purna waktunya, misalnya rumah, kendaraan, liburan, dan lain sebagainya. Dengan memiliki bisnis paruh waktu, Anda dapat menggunakan gaji Anda untuk kebutuhan sehari-hari, dan uang yang diperoleh dari bisnis sampingan dimasukkan ke dana khusus yang secara kusus disimpan untuk membeli barang-barang yang tidak dapat dibeli dari gaji.
4. Untuk ditabung untuk masa pensiun
Jaminan hari tua dari tempat kerja Anda masih menjadi pertanyaan, apakah cukup? Terlebih jika Anda bekerja pada perusahaan yang tidak memiliki jaminan pensiun, Anda benar-benar harus bepikir keras untuk dapat menyiapkan dana pensiun Anda. Dana pensiun amat sangat penting ketika Anda sudah tidak lagi bisa bekerja. Dan bekerja paruh waktu sangat cocok untuk memperoleh uang demi ditabung untuk saat pensiun nantinya.
5. Untuk membangun aliran kas
Memiliki neraca yang cukup dalam bisnis dapat membuat perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan. Itulah mengapa penting untuk memiliki dana tunai yang tersimpan ketika Anda menjalankan bisnis purna waktunya nanti. Namun, karena banyak orang tidak sanggung untuk langsung bermodal besar seperti ini, maka mulailah dengan bisnis sampingan dan gunakan keuntungannya untuk menambah kas yang tersimpan untuk persiapan saat bisnisnya dijalankan purna waktu nantinya.

