Copyright @ 2014 Prulintang, Alright Reserved. Powered by Blogger.
Showing posts with label pia. Show all posts
Showing posts with label pia. Show all posts

Prulink Investor Account (PIA)

Teman-teman mungkin pernah mendengar istilah reksadana?

Pengertian reksa dana menurut Pasal 1 angka 27 UU No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (“UUPM”) adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi. 

Dengan menabung di reksadana, maka uang nasabah akan berkembang, berbeda halnya dengan menabung atau menyimpan uangnya di bank, yang bunganya sangat kecil, termasuk juga deposito bank.

Perbedaan tabungan di bank dan reksadana adalah jika di bank bisa kapan pun kita mengambil tabungan bahkan hanya dalam hitungan detik (lewat ATM misalnya), tetapi di reksadana hampir seperti di deposito bank, yang ada jangkanya.

Tabungan di bank bukanlah investasi, tetapi hanya menitipkan uang sementara yang diambil jika dibutuhkan, atau sebagai sarana transaksi, berbeda dengan reksadana yang tujuannya adalah jangka panjang, misalnya untuk persiapan masa pensiun, untuk mewujudkan impian jangka panjang, untuk pendidikan anak, dan rencana jangka panjang lainnya, sehingga dengan berinvestasi di reksadana adalah cara tepat, karena semakin lama uang kita disimpan (diinvestasikan), semakin bertambah banyak pula uang kita (compounding = bunga berbunga).

Istilah bunga berbunga hanyalah untuk memudahkan saja. Maksudnya adalah bahwa selain dana pokok yang dibelikan unit link (semacam deposito, saham, Sertifikat Bank Indonesia, obligasi, dan sejenisnya), profit  yang didapatkan otomatis juga akan dibelikan unit link baru, dan seterusnya sampai nasabah menarik seluruh uangnya.

Jika di reksa dana, saat nasabah reksa dana meninggal dunia kapan pun, maka uang akan dikembalikan ke nasabah, plus nilai investasinya jika ada dikurangi biaya akuisisi.

PT Prudential Life Assurance, pada dasarnya adalah perusahaan asuransi jiwa dengan produknya PAA (Pru Assurance Account), tetapi ia juga memiliki produk investasi yang disebut PIA (Pru Investor Account) dan PIA Syariah.

Di PIA, nasabah bisa berinvestasi, dengan nilai investasi minimal sebesar Rp. 12 juta dan maksimal tidak dibatasi. Dana nasabah benar-benar akan dikelola di portofolio, mulai cash fund (resiko rendah), managed fund (resiko sedang), managed equity fund (resiko sedang-tinggi), dan equity fund (resiko tinggi). Semakin tinggi resikonya, semakin pula return-nya. Seluruh dana nasabah dikelola oleh manager investasi milik Prudential Asia yang disebut EastSpring Management.

EastSpring Management akan secara profesional mengelola dana nasabah sedemikian rupa sehinga benar-benar akan menguntungkan nasabah.

Selain mendapatkan keuntungan (asumsi 5% per tahun untuk resiko rendah, 10% untuk resiko sedang, dan 15% untuk resiko tinggi; bisa lebih besar dan lebih kecil dari itu, tetapi perkiraan Prudential demikian), nasabah juga akan mendapatkan uang pertangunggan jika selama masa investasi nasabah meninggal dunia. Dana pertanggungan atas kematian itu sebesar 125% dari dana yang diinvestasikan.

Perhatikan contoh berikut ini. 


Dengan menggunakan SQS Versi 1.5.5 milik Prudential, Sdr. Kenzie Goazan, usia 30 tahun, pekerjaan pemilik toko, dan perokok, menabung Rp. 1 milyar, maka ia akan mendapatkan uang pertanggungan kematin sebesar Rp. 1,25 milyar. Kapan pun Sdr. Kenzie Gaozan ini meninggal dunia, selama investasinya masih jalan, maka uang pertanggungan kematian itu akan dibayarkan plus nilai investasi pada saat itu.

Dan berikut ilustrasi nilai investasinya: 



Kolom A (warna merah) adalah nilai investasinya di mana di perhitungannya saya masukkan ke equity fund (resiko tinggi), dengan asumsi rata-rata per tahun sebesar 15%, sementara sejak unit link diluncurkan tahun 1999 sampai 2012, rata-rata profit tahunan dari investasi sebesar 23%. Jadi bisa lebih besar dari itu.

Jika saja 15% per tahun, maka:
1. Di tahun pertama nilai tunainya keseluruhan menjadi 1,089 milyar rupiah.
2. Di tahun kedua nilai tunainya menjadi 1,248 milyar.
3. Di tahun ke-10 nilai tunainya menjadi 3,759 milyar.
4. Di tahun ke-20 nilai tunainya menjadi 15,049 milyar.
5. Di tahun ke-30 nilai tunainya menjadi 60,529 milyar.
6. Di tahun ke-40 nilai tunainya menjadi 244,058 milyar. 

Dan jika terjadi resiko, kapan pun, meskipun baru satu hari disetujui investasinya oleh Prudential, maka dana investasinya, jika ada profit, dikurangi administrasi akan dikembalikan plus nilai pertanggungan atas kematian sebesar Rp. 1,25 milyar.

Jadi, lebih untung mana menyimpan uang ditabungan bank ataupun deposito dengan di reksadana umum atau di PIA milik Prudential?

Kapan pun uang dibutuhkan bisa diambil. Tetapi jika diambil semua otomatis kontrak habis, dan jika terjadi resko kematian atas nasaba setelah uang diambil, tidak ada dana pertanggungan.

Perhatikan kolom B (warna biru).

Di situ tertera nilai investasi plus dana pertanggungan. 



Misal di tahun pertama nilai tunai dari investasinya adalah sebesar Rp. 1,089 milyar, jika terjadi resiko meninggal dunia maka nasabah juga akan mendapatkan dana pertanggungan atas kematians sebesar Rp. 1,250 milyar, sehingga total uang yang diterima nasaba sebesar Rp. 2,339 milyar.

Apakah Asuransi Prudential termasuk Skema Ponzi atau Money Game?

Sejak akhir 2012 lalu, ada sebuah money game besar bernama M*M yang berasal dari Rusia, masuk ke Indonesia. Sistem kerjanya cukup sederhana. Seorang member baru cukup membantu (sebagian orang mengatakan investasi) mulai dari Rp. 100 ribu - Rp. 10 juta. Ketika ia membantu atau disebut juga provide help (PH), nanti sistem akan menentukan kepada siapa saja ia akan transfer. Ketika sudah ditentukan siapa saja yang ditransfer oleh sistem, lalu tugasnya adalah mentransfer sejumlah uang yang telah ditentukan. Setelah itu, ia menunggu dikonfirmasi oleh member yang diransfer. Selesai. Sejak terkonfirmasi semua, ia tinggal ongkang-ongkang kaki, menunggu mav** bekerja. Mav** adalah keuntungan investasi yang akan berambah setiap hari Selasa dan Kamis. Sekitar dua minggu, uangnya menjadi sekitar 115%. Di saat inilah ia bisa mengajukan GH (get help) atau menarik hasil investasinya, dan nanti sistem yang menentukan siapa yang akan mentransfer kepadanya. Dan jika ia menunggu 33-35 hari, uangnya menjadi 130%. Jadi dengan membantu 10 juta, selang satu bulan uangnya telah menjadi 13 juta rupiah. 

Enak sekali ya? Iya, tanpa usaha, hanya setor uang 10 juta, bulan depan terim uang 13 juta. Dan hari ini jumlah membernya telah mendekati angka 1 juta orang di seluruh Indonesia. Namun, saat ini sistem M*M sedang dalam kondisi kacau balau. Ketidakseimbangan antara yang PH dan yang GH sangat timpang. Hampir semua orang menginginkan GH, sementara yang PH berkurang atau sangat sedikit. Lantas apa yang akan terjadi? Jika terus menerus begitu akankah kolaps? Tentu saja.

Sejak awal Januari 2013 hingga beberapa bulan lalu, banyak sekali kawan saya mengajak saya untuk ikut M*M ini, baik secara online maupun offline. Namun saya selalu tolak. Mereka mengatakan bahwa M*M ini benar, sebuah komunitas saling bantu-membantu. Kalau hari ini membantu maka bulan depan akan dibantu 130%. Dan mereka pun menunjukkan bukti-bukti serta screenshot transferan yang masuk. Tetapi tetap saja saya tidak tergiur. Bagiku tidak masuk akal. Dan yang pasti jika suatu saat mengalami titik jenuh, dan semua orang hendak melakukan GH, sementara yang PH sedikit maka akan terjadi kekacauan. Siapa yang akan dirugikan? Tentu member-member baru yang baru gabung. Dan dengan demikian, ketika saya makan hasil dari "bisnis" itu, saya merasa tidak berkah, karena makan dengan mengorbankan orang lain.

Akan tetapi, mereka tidak terima, terlebih mengetahui kalau saya agen asuransi. Mereka mengatakan sistem M*M sama dengan asuransi, sama dengan bank. Bahkan sebagian menyebutkan beberapa "leader" dari asuransi A, B, C, dan sebagainya masuk ke M*M.

Mereka berkata bahwa perusahaan asuransi mengumpulkan premi dari para nasabahnya, dan dibantukan ke nasabah yang mengalami musibah. Bank mengumpulkan uang dari nasabah, lalu dikreditkan kepada para nasabah. M*M juga demikian. Jika asuransi harus menunggu nasabah mendapatkan musibah baru dapat bantuan, kalau M*M tidak perlu menunggu mendapakan musibah baru dapat bantuan. Cukup bantu hari ini, maka bulan depan akan dbantu bahkan lebih dari yang kita bantukan hari ini (bantu 1 juta hari ini, bulan depan dibantu 1,3 jt).

But, wait please!

Benar bahwa perusahaan asuransi mengumpulkan premi dari nasabah. Dan dari seluruh premi yang terkumpul nanti sebagian akan dibantukan kepada nasabah yang mengalami musibah. Benar sekali. 

Tetapi, sistemnya sangat-sangat jauh berbeda dengan M*M atau yang sejenis!!! 

Seorang nasabah diwajibkan membayar premi dengan kontrak perjanjian yang jelas, tertuang dalam POLIS. Pembayaran klaim pun dengan aturan yang jelas. Dan perusahaan asuransi pun tidak sembarangan menerima nasabah. Perusahaan asuransi tidak asal menerima nasabah, misalnya asal nasabah mampu membayar premi. Ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan apakah seorang calon nasabah diterima atau tidak dan besar kecilnya premi, misalnya riwayat kesehatan, riwayat kerja, usia, pekerjaan, dan lain-lain yang berkaitan dengan resiko hidup. Orang  yang sudah terkena penyakit kritis, misalnya jantung, tidak akan diterima. Semakin tinggi resiko yang mungkin didapatkan oleh calon nasabah, semakin tinggi pula premi yang dibayarkan.

Perusahaan asuransi juga mempertimbangkan statistik hidup suatu kelompok masyarakat. Kelompok masyarakat yang memiliki resiko umur lebih pendek tentu akan dibebani premi lebih mahal. Sebagai contoh, harapan hidup masyarakat Indonesia lebih rendah dibandingkan harapan hidup masyarakat Jepang, tentu dengan kondisi sama, usia sama, pekerjaan sama, orang Indonesia membayar premi lebih mahal. 

Lalu, dana premi yang ada dikumpulkan dalam satu pool. Kapan pun nasabah yang mengalami resiko (yang sesuai dengan kontrak kerja yang tertera di polis), ia bisa mengajukan klaim. Dan klaim yang diajukan pun tidak serta merta disetujui. Ada penelusuran lebih lanjut. Apakah klaim itu disengaja untuk mendapatkan dana klaim atau tidak, serta faktor-faktor lain.

Sebagai contoh, total nasabah perorangan Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) tahun 2013 sekitar 2 juta nasabah. Sepanjang tahun 2013, total nasabah yang klaim sebanyak 290 riibu klaim. Dari seluruh klaim yang dibayarkan, yang diambil dari pool (rekening penampungan premi proteksi), namun di akhir tahun 2013 Prudential masih memiliki RBC sebesar 1090%. Artinya, ketika hari ini seluruh nasabah Prudential mengajukan klaim maksimal (kematian), Prudential Life Assurance mampu membayar 10,9 kali lipat dari total pertanggungan seluruh nasabah.

Mengapa bisa demikian?

Ya, karena sistem kerjanya berbeda dengan M*M atau money game sejenisnya. Prudential dikelola secara profesional. Dan jelas Prudential BUKAN money game. Prudential JELAS BERBEDA dengan M*M dan money game sejenis. 

Sederhana gambarannya begini. 

Misal ada 1 juta nasabah dengan total dana yang ada di pool sebanyak 10 triliun rupiah, dan tahun ini total ada 100 ribu klaim dengan pembayaran klaim sebanyak 1,5 triliun rupiah, berarti masih ada dana 8,5 triliun di pool. 

Dari 8,5 triliun rupiah itu, nanti akan dimasukkan ke pool dan tahun berikutnya (dikurangi administrasi). Maka untuk tahun  yang akan datang, pool di Prudential sudah memiliki dana modal awal (sekitar 8,5 triliun tadi). Dan setiap seluruh nasabah itu, sekitar 1 juta kan terus membayar premi seumur hidup, ditambah lagi ada nasabah-nasabah baru, sehingga uang semakin banyak. Ketika uang semakin banyak, maka kemampuan Prudential untuk membayar pun semakin besar.

RBC Prudential Life Assurance 

Menurut Keputusan Menteri Keuangan RI No. 424/KMK.06/2003 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi, dalam pasal 2, menyatakan: 
  1. Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi setiap saat wajib memenuhi tingkat solvabilitas paling sedikit 120% (seratus dua puluh per seratus) dari resiko kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari deviasi dalam pengelolaan kekayaan dan kewajiban. 
  2. Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi yang tidak memenuhi ketentuan tingkat solvabilitas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), namun memiliki tingkat solvabilitas paling sedikit 100% (seratus per seratus), diberikan kesempatan melakukan penyesuaian dalam jangka waktu tertentu untuk memenuhi ketentuan tingkat solvabilitas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). 
Dari Kepmenkeu di atas dinyatakan bahwa solvabilitas atau RBC (risk-based capital) sebuah perusahaan asuransi adalah minimal sebesar 120%. Angka ini menunjukkan bahwa apabila 100% nasabah mengajukan klaim, maka perusahaan tersebut minimal masih punya sisa dana sebesar 20%.

RBC Prudential Pada tahun 2012, sebesar 321%. Tahun berikutnya, yaitu 2013, terjadi kenaikan sebesar 331%, sehingga RBC-nya menjadi sebesar 1090%. Hal ini berarti apabila seluruh nasabah mengajukan klaim secara bersamaan, maka Prudential masih mempunyai dana sisa sebesar 990%, atau hampir 10 kali lipat dari klaim keseluruhan tersebut.

Apakah M*M memiliki RBC? Apakah money game sejenis M*M memiliki RBC? TIDAK!

Prudential berdiri sejak 30 Mei 1848 atau sudah berjalan selama 166 tahun, dan sejak itu pula Prudential Life Assurance tidak pernah mengalami defisit premi yang harus dibayarkan.

Dan Prudential Life Assurance (PT Prudential Indonesia) masuk ke Indonesia tahun 1995, dan semenjak tahun 2002, perusahaan asuransi ini mendapatkan peringkat asuransi terbaik di Indonesia hingga tahun 2013. Jika terbaik, yang diukur berdasarkan banyak tolak ukur, yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan mengikuti berbagai aturan seperti undang-undang dan ketentuan pemerintah, apakah sama dengan M*M dan "bisnis" sejenis?

Belum lagi, ketika dikaitkan dengan unit link, di mana nasabah Prudential cukup setor premi (yang terdiri atas premi proteksi dan premi invetasi dalam satu paket), seorang nasabah cukup merencanakan membayar premi 10 tahun misalnya, maka ia akan terproteksi seumur hidup dan jika umur panjang, di usia tuanya, ia memiliki uang yang cukup untuk pensiun.

Premi yang Dibayarkan dan Manfaat Asuransi

Barusan saya lihat pengunjung blog ini di Freedjit Live. Sekitar 40 menit yang lalu ada pengunjung yang masuk ke blog saya ini melalui kata kunci "pruhs premi 750rb termasuk plan apa".

Pertama-tama, pembayaran premi ditentukan oleh dua hal:
  1. Kebutuhan nasabah. Artinya, manfaat asuransi apa saja yang dibutuhkan nasabah, berapa besar nominalnya. Jika sudah ditentukan, misal manfaat santunan meninggal dunia, manfaat rawat inap dan operasi, manfaat kecelakaan, manfaat kondisi kritis, manfaat pembebasan premi, dan lain-lain, dan kemudian juga ditentukan jumlahnya serta batas usia pertanggungan, kemudian dihitung dengan menggunakan SQS, sebuah sistem yang dimiliki oleh Prudential.
  2. Kemampuan nasabah. Ini digunakan jika nasabah sudah menentukan jumlah setoran premi yang disanggupi - apakah bulanan, tiga bulanan, setengah tahunan, ataupun tahunan, bahkan premi tunggal - lalu dihitung berdasarkan manfaat apa saja yang dinginkan nasabah. 
Prulink assurance account maupun Prulink syariah assurance account adalah produk asuransi sekaligus investasi dalam satu paket pembayaran. Setiap nasabah memilih produk ini sudah otomatis akan memiliki jumlah pertanggungan untuk manfaat asuransinya serta alokasi investasinya. Jumlah pertanggungannya dihitung menggunakan software, lalu ditentukan apakah total pertanggungan itu akan dialokasikan ke manfaat dasar (warisan meninggal dunia), atau juga dibagi dengan manfaat tambahan, misalnya kondisi kritis, manfaat kecelakaan, manfaat rawat inap dan operasi, dan manfaat-manfaat lain. Itu semua dikembalikan kepada calon nasabah.

Akan tetapi jika calon nasabah benar-benar belum mengerti, itulah tugas perencana keuangan (agen) Prudential Life Assurance membuat proposal untuk calon nasabah.

Misalnya, seperti contoh di atas.

Seorang nasabah mampu membayar premi bulanan sebesar 750 ribu, akan dapat apa?

Yang pertama perlu diingat bahwa manfaat asuransi itu akan dipengaruhi oleh beberapa hal:

  1. Usia: semakin tua nasabah maka semakin malah premi yang dibayarkan.
  2. Jenis kelamin: dengan usia sama dan manfaat sama, premi yang dibayarkan oleh laki-laki lebih mahal dibandingkan perempuan.
  3. Perokok/bukan perokok: Premi yang dibayarkan oleh perokok lebih besar dibandingkan yang bukan perokok.
  4. Pekerjaan: Ada tiga kelas pekerjaan, yakni 1 (resiko rendah), 2 (resiko sedang), dan 3 (resiko tinggi). Kelas pekerjaan ini akan otomatis muncul ketika calon nasabah menyebutkan dan dimasukkan ke dalam proposal.
Selanjutnya, manfaat asuransi dan investasi. 

Jika calon nasabah belum mengerti sama sekali, biasanya seorang agen/perencana keuangan akan membuatkan proposal, dan akan ditawarkan beberapa manfaat, berdasarkan jumlah premi yang dibayarkan, di antaranya:

  1. Prulink assurance account (manfaat santunan dasar), sampai usia 99 tahun.
  2. Pruearly stage crisis cover (manfaat santunan kondisi kritis tahap awal)
  3. Prucrisis benefit 34 (manfaat santunan kondisi kritis stadium lanjut)
  4. Prupersonal accident death and disablement plus (manfaat meninggal karena kecelakaan atau cacat tetap karena kecelakaan atau patah tulang atau luka bakar)
  5. Prupayor 33 (manfaat pembebasan premi jika tertanggung mengalami salah satu kondisi kritis dari 33 jenis penyakit).
  6. Manfaat nilai tunai (berdasarkan portofolio yang diinginkan).

Jadi, dengan pertanyaan di atas, "pruhs premi 750rb termasuk plan apa?" tidak bisa serta merta disebutkan akan dapat ini. Harus dihitung dulu berdasarkan 4 data penting di atas (jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan perokok/bukan perokok).

Contoh perhitungan premi yang dibayarkan dan manfaat yang diterima, berdasarkan data nasabah, silahkan lihat di sini.

Anda penasaran dan ingin mengetahui? Sekedar ingin mengetahui kira-kira manfaat apa saja yang akan didapatkan? Saya dengan senang hati akan membuatkan proposal untuk Anda. Silahkan kontak saya DI SINI.