Proses-Proses Perencanaan Keuangan Pribadi
Tujuan dari perencanaan keuangan adalah untuk mengidentifikasi apa tujuan Anda (baik secara personal maupun secara finansial) dan bagaimana cara mencapainya.
Ada enam langkah yang harus Anda lakukan ketika hendak merencanakan keuangan Anda:
- Tentukan apa saja tujuan Anda.
- Kumpulkan informasi-informasi yang relevan dengan tujuan Anda.
- Bangun rencana yang sesuai
- Implementasikan rencana Anda
- Perbaharui rencana Anda
- Dokumentasikan rencana Anda
Jika Anda merasa kesulitan, mintalah panduan dari perencana keuangan yang profesional.
Tentukan Tujuan Finansial Anda
Dalam menentukan tujuan finansial, perhatikan hal-hal berikut:
- realistis (bermanfaat, dan bisa dicapai)
- spesifik (jelas)
- tentukan target-target yang menantang sehingga Anda memiliki insentif untuk mengubah kebiasaan Anda.
- tentukan rentang waktunya (target jangka pendek dan jangka panjang)
- tentukan skala prioritas dengan hal-hal penting dan urgen
Mengumpulkan Informasi yang Relevan
Mengumpulkan informasi yang relevan atau disebutkan pencarian fakta, meliputi:
- Anda itu tipe orang bagaimana? Apa kebutuhan Anda, apa yang Anda takuti, tujuan Anda apa, apa kemampuan Anda, bagaimana keluarga Anda, dan lain sebagainya.
- posisi keuangan Anda saat ini ada di mana?
- bersifat kualitif: aspirasi karir Anda, toleransi terhadap resik, investasi yang Anda pilih, dan apa rencana keluarga Anda
- bersifat kuantitatif: aset yang Anda miliki, liabilitas Anda apa saja, income Anda berapa?
- bangun kepercayaan antara Anda dan penasihan keuangan Anda
Kembangkan Rencana yang Sesuai
Dalam tahapan ini:
- penasihat keuangan Anda membuat rencana yang sesuai dan masuk akal yang mengarah pada pencapaian tujuan Anda.
- penasihat keuangan Anda harus memiliki skil dan layanan teknis khusus
- penasihat keuangan Anda membuat rekomendasi-rekomendasi realistis yang bisa Anda pahami dan Anda ikuti
- penasihat keuangan Anda melihat pada beberapa skenario (yang bisa atau yang tidak bisa bagi Anda)
Mungkin ada beberapa iterasi yang mungkin Anda dan perencana keuangan Anda buat.
Implementasikan Rencana Keuangan Anda Tersebut
Jika rencana keuangan Anda tidak terimplementasikan, maka semua proses dan rencana itu hanyalah akan sia-sia. Pada saat sekarang ini bukan lagi waktunya untuk ragu-ragu. Tanggung jawab itu ada pada pada perencana keuangan Anda untuk memotivasi Anda mengambil tindakan pada yang paling Anda minati.
Memonitor dan Memodifikasi Rencana
Masa depan tidaklah selalu pasti seperti yang kita harapkan. Sebenarnya, rencana keuangan Anda harus diperbaharui karena kondisi Anda dan kondisi perekonomian berubah. Anda mungkin membutuhkan tinjauan tahunan.
Tips: Carilah perencana keuangan yang menurut Anda akan memberikan layanan purna jual selama bulan-bulan, tahun, atau bahkan dekade yang akan datang.
Dokumentasikan Rencana Anda
Ini bukanlah langkah yang rumit jika dibandingkan dengan semua proses yang telah Anda jalani.
Perencana keuangan Anda seharusnya menyimpan semua catatan tentang:
- prosedur perencanaan.
- asumsi (misalnya suku bunga, inflasi)
- rekomendasi dan strategi
- keputusan Anda
- komitmen untuk memberikan monitoring berkelanjutan
- layanan dan nasihat dari pakar-pakar keuangan luar
Dokumentasi itu tidak hanya membantu Anda, dokumentasi itu juga membantu memproteksi perencana keuangan Anda dari klaim-klaim liabilitas yang akan datang dengan menunjukkan
- semua langkah perencanaan yang diikuti ketika mengembangkan stratgi-strategi khusus bagi Anda
- dasar rekomendasi yang masuk akal
Daya ingat bisa hilang dan ketidaksepahaman bisa saja terjadi. Anda harus menyimpan catatatan Anda dan hati-hati dan cermatlah saat menerima korespondensi. Komunikasi tertulis bisa memberikan kesempatan untuk Anda untuk mengeditnya sebelum Anda mengirimkan. Dengan layanan Gmail yang menyediakan layanan email permanen secara online, Anda tidak perlu susah-susah mengarsipkan dan mencari catatan Anda.
0 komentar:
Post a Comment